31 Desember 2009


0







0






29 Desember 2009


Tip Merawat Rambut untuk Perempuan Berkerudung

0
Indonesia yang bersuhu panas tetapi lembab banyak menimbulkan masalah bagi perempuan muslim yang berkerudung. Keringat yang berlebihan di kulit kepala bisa menjadi ketombe dan rambut yang lembab bisa menimbulkan bau. Nah, bagaimana agar tetap cantik berkerudung tetapi rambut dan kulit kepala tetap sehat? Ayo simak tip berikut ini:

1. Cuci rambut
Walaupun berkerudung dan rambut tidak kelihatan, rambut wajib dibersihkan. Keramaslah minimal seminggu 3 kali untuk menghilangkan kotoran yang bertumpuk di kulit kepala dan rambut. Usahakanlah keramas di sore hari sehingga rambut terhindar dari proses pengeringan di bawah sinar matahari langsung.

Mencuci rambut juga bisa dilakukan lebih sering asalkan Anda menggunakan shampo yang lembut seperti shampo bayi yang tidak mengandung bahan kimia yang keras.

2. Keringkan
Jika harus segera beranjak sesaat setelah keramas, pastikan rambut sudah kering. Gunakanlah pengering rambut hingga rambut benar-benar kering, karena rambut basah hanya akan menimbulkan bau tak sedap.

3. Menyisir
Sisirlah rambut saat kondisi sudah kering atau setengah kering. Jika rambut masih terlalu basah hanya akan menyebabkan rambut patah dan mudah rontok karena ditarik oleh beban yang lebih besar.

Sisirlah rambut sebelum tidur, dan pada posisi tidur rambut ditaruh di atas kepala. Sehingga rambut tidak berantakan saat bangun. Gunakanlah sisir bergigi jarang terlebih dahulu dan dimulai dari ujung rambut.

4. Mengikat rambut
Jika rambut terlalu panjang, ikatlah dengan tali yang tidak terbuat dari karet. Pilihlah pengikat yang terbuat dari kain supaya rambut mudah bernafas. Alasan lain, karet yang digunakan untuk mengikat rambut kadang sangat menyiksa saat dilepaskan karena akan banyak rambut yang rontok tertarik oleh karet.

5. Gerailah rambut
Bukalah kerudung dan gerailah rambut saat sudah tiba di rumah. Beri kesempatan rambut dan kulit kepala untuk bernafas. Namun jika udara sedang terasa panas, Anda boleh juga menjepitnya asal jangan diikat.

6. Pilih kerudung
Pilihlah kerudung dengan bahan yang berpori-pori dan tidak terlalu rapat. Usahakan bahan yang Anda pilih mampu menyerap keringat sehingga penguapan tetap bisa berlangsung. Idealnya, kerudung terbuat dari katun. Tetapi kerudung masa kini lebih disesuaikan dengan pakaian yang dikenakan yang artinya bisa dibeli satu paket dengan kain busana sekaligus.

Sebelum memakai kerudung, biasakanlah mengenakan ciput atau topi agar kain kerudung tidak langsung menempel di kening. Tujuannya supaya ada sirkulasi udara dan menghindari jerawat tumbuh di kening.

Cara Jitu Kendalikan Amarah

0
Luapan amarah ibarat bom. Bila dibiarkan meledak tanpa perhitungan, bisa bikin hidup susah. Apalagi, jika amarah terus meluap saat Anda tengah menjalankan ibadah puasa. Bisa batal kalau terus menerus dibiarkan.

Marah itu wajar, sama seperti perasaan senang, sedih, dan takut. Marah termasuk salah satu emosi dasar yang dimiliki manusia. Tetapi bukan berarti Anda bisa marah dengan lepas kendali.

Apalagi, saat Anda tengah menjalankan ibadah puasa. Di mana diwajibkan bagi muslim untuk menahan hawa nafsu. Salah satunya ialah marah dengan meluap-luap.

Nah, bulan Ramadhan ini saatnya waktu paling tepat untuk mengendalikan emosi agar tidak mejadi seorang yang pemarah. Apa saja cara tersebut?

Mengubah cara berpikir

Saat dilanda emosional, wanita seringkali berubah menjadi seorang "drama queen". Segala hal dilebih-lebihkan dan terlihat serba dramatis. Cobalah berpikir lebih positf dan rasional. Sehingga emosi marah tidak berubah menjadi rasa sedih dan minder.

Melatih cara berkomunikasi

Walaupun orang lain mengemukakan pendapat yang bertentangan dengan pendapat diri. Dengarkan dahulu tanpa perlu menyela. Setelah itu, baru pikirkan baik-baik respon yang akan Anda berikan.

Mengalihkan pada kegiatan positif

Daripada energi digunakan untuk melakukan tindakan agresif. Tidak ada salahnya mengalihkan untuk hal yang positif. Misalnya berolahraga, atau bekerja lebih giat lagi. Dengan penyaluran seperti ini perasaan marah akan berangsung-angsur hilang.

Tidak hanya itu saja, hati serta pikiran Anda akan lebih tenang. Puasa Anda pun akan semakin lebih berjalan lancar dan tidak terancam batal.

Menenangkan diri

Berhenti memikirkan sumber kemarahan dan fokus pikirkan pada hal-hal yang menyenangkan. Hidup selalu diwarnai kebahagiaan serta kesedihan. Anda tidak akan pernah bisa berlari dari kenyataan tersebut. Tetapi Anda selalu memiliki banyak cara untuk mengatasi bagaimananya. Leway puasa, Anda sekaligus berlatih meredam sifat pemarah Anda.

Awas, Telepon Genggam Bisa Picu Perceraian

0
Telepon genggam (HP) sebagai teknologi informasi ternyata tidak hanya memberikan manfaat positif bagi para pemakainya, tetapi juga malapetaka.

Apalagi, bagi mereka yang memanfaatkan benda itu sebagai sarana ajang selingkuh.

Buktinya, seperti yang diungkapkan Panitera Pengadilan Agama (PA) Sampang, Abdullah, sekitar 60 persen angka perceraian, dari 301 pasangan suami isteri yang telah mengajukan gugat cerai selama kurun 2006 hingga pertengahan 2009, tercatat 180 di antaranya disebabkan karena faktor selingkuh.

Kasus perceraian karena selingkuh lebih mendominasi terjadi sejak masyarakat banyak yang memiliki HP.

Penyebab lainnya, karena faktor ekonomi sekitar 30%. Sedang 10% sisanya karena tak bisa menjalankan tugas keluarga.

"Setelah kita amati, fakta yang terjadi di lapangan memang begitu. Dulu waktu masih banyak orang tak punya HP, selingkuh hanya di urutan kedua setelah alasan ekonomi,” katanya sambil tersenyum.